Rabu, 14 Oktober 2026

Sulap Mebel Bekas Jadi Mewah, Produk Kemandirian Lapas Atambua Tembus Pasar

Photo Author
Haman Hendrikus, Mediatihar.com
- Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:53 WIB
Ket : Satu set sofa hasil perbaikan warga binaan Lapas Kelas IIB Atambua siap diserahkan kepada pemesan di Atapupu, Kabupaten Belu (foto:MT)
Ket : Satu set sofa hasil perbaikan warga binaan Lapas Kelas IIB Atambua siap diserahkan kepada pemesan di Atapupu, Kabupaten Belu (foto:MT)

ATAMBUA, MEDIATIHAR.COM – Program pembinaan kemandirian Lapas Kelas IIB Atambua kembali membuahkan hasil nyata. Satu set sofa hasil reparasi tangan-tangan terampil warga binaan resmi diserahkan dalam kondisi prima kepada pemesan di Atapupu, Kabupaten Belu, Selasa (13/10/2026).

​Pengerjaan reparasi mebel tersebut diselesaikan oleh lima orang warga binaan dalam kurun waktu empat hari. Dengan biaya jasa sebesar Rp650.000, tingkat kerapian dan kualitas pengerjaan terbukti mampu bersaing dengan jasa profesional di luar lapas.

​Kepala Lapas Kelas IIB Atambua, Antonio Da Costa, mengapresiasi dedikasi dan ketekunan para warga binaan yang terlibat dalam proyek tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini menjadi bukti efektivitas program pembinaan keterampilan di dalam lembaga pemasyarakatan.

​"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada lima warga binaan yang merampungkan reparasi satu set sofa ini dalam waktu empat hari dengan hasil sangat memuaskan. Ini membuktikan program kemandirian di Lapas Atambua berjalan efektif untuk membentuk warga binaan yang terampil dan siap mandiri saat kembali ke masyarakat," ujar Antonio.

​Apresiasi senada disampaikan oleh pemesan sofa asal Atapupu, Armando Soares. Ia mengaku terkesan dengan kerapian dan keindahan hasil perbaikan yang dilakukan oleh warga binaan.

​"Hasil perbaikannya sangat rapi dan memuaskan. Jahitan serta dekorasinya bagus sekali. Saya tidak menyangka sofa lama ini bisa kembali bagus di tangan warga binaan Lapas Atambua," ungkap Armando.

​Sementara itu, salah satu warga binaan yang terlibat, Paulus Seran, menyampaikan rasa bangga dan syukurnya atas kepercayaan yang diberikan kepada timnya.

​"Kami sangat bersyukur dan bangga diberi kesempatan mengerjakan reparasi sofa ini. Melihat hasil kerja kami diterima dengan baik oleh konsumen menjadi dorongan semangat bagi kami untuk terus berkarya dan mengasah keahlian," kata Paulus.

​Melalui keberhasilan program pembinaan pertukangan ini, Lapas Kelas IIB Atambua berkomitmen untuk terus memfasilitasi warga binaan dengan berbagai keterampilan kerja sebagai modal pembekalan diri sebelum kembali berintegrasi di tengah masyarakat.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Haman Hendrikus

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X