"Data menunjukkan literasi kita masih harus banyak diperbaiki. Di zaman digital ini, semua serba cepat—orang hanya skip dan scroll video tanpa benar-benar membaca. Padahal, membaca adalah jendela dunia," ungkapnya dengan nada prihatin.
Ia mengajak orang tua dan penggerak literasi untuk kembali menumbuhkan budaya membaca buku, novel, maupun komik bagi anak-anak demi merangsang daya imajinasi.
"Kita ingin anak-anak kembali mencintai membaca agar mereka memiliki kreativitas. Dengan gerakan literasi yang masif, kita bisa meningkatkan angka literasi di Belu," tambahnya optimis.
Dalam prosesi tersebut, Ny. Vivi melantik enam tokoh perempuan yang akan memimpin gerakan PKK di wilayah masing-masing:
Atambua Barat: Ny. Elfrida Marcelina Lopes
Tasifeto Barat: Ny. Mariana Rosita Akanju
Lamaknen: Ny. Maria Yosefa Nai, S.T.
Rai Manuk: Ny. Maria Yosefa Tulasi, S.IP.
Kakuluk Mesak: Ny. Yuliana Ada Piedade Moreira
Atambua Selatan: Ny. Anugerah Yasinta Famau
Acara ini dihadiri oleh Staf Ahli TP PKK Kabupaten Belu, Ny. Fridolin Afy Besin, jajaran pimpinan OPD, para Camat, serta perwakilan organisasi wanita dari Persit dan Bhayangkari.