Rabu, 14 Oktober 2026

Pesona Tenun dan Anyaman Belu Pukau Pameran Kriya Nusa 2026 di Jakarta

Photo Author
Haman Hendrikus, Mediatihar.com
- Senin, 28 September 2026 | 11:23 WIB
Ket: Dekranasda Kabupaten Belu, Lidwina Viviawaty Ng Lay, memperkenalkan busana dan kerajinan tenun motif Belu pada pameran Kriya Nusa 2026 di JCC, Jakarta, Senin (28/9/2026). (Foto: MT)

ATAMBUA, MEDIATIHAR.COM - Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Belu menampilkan ragam produk kerajinan unggulan berupa kain tenun dan anyaman pada Pameran Kriya Nusa 2026 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, 26–30 September 2026.


​Pameran tahunan yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ini mengusung tema “Cipta Kriya Berkelanjutan, Perajin Mendunia”. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Dekranas, Selvi Ananda Gibran Rakabuming, pada Sabtu (26/9/2026), serta diikuti oleh 257 peserta terkurasi dari berbagai daerah di Indonesia.


​Dalam ajang tersebut, pesona tenun khas Belu kembali mencuri perhatian publik nasional. Ketua TP PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Belu, Lidwina Viviawaty Ng Lay, tampil anggun memperagakan busana bermotif Belu dalam rangkaian Fashion Show Kriyanusa 2026, Senin (28/9/2026). Busana tersebut dipadukan dengan desain fesyen modern tanpa menghilangkan karakter khas dan identitas budaya lokal.


​Ketua Dekranasda Belu yang akrab disapa Vivi Lay ini menyampaikan bahwa keikutsertaan Belu dalam ajang tahunan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan promosi produk kerajinan lokal ke pasar nasional.


​"Dekranasda Belu tampil di Kriya Nusa membawa produk kerajinan khas Belu berupa tenun dan anyaman," ujar Vivi Lay saat dikonfirmasi dari Atambua, Minggu (27/9/2026).


​Ia menegaskan, pihak Dekranasda Belu berkomitmen untuk terus mendampingi serta memfasilitasi para perajin lokal agar mampu meningkatkan kualitas produk, kreativitas, inovasi desain, kemasan, hingga strategi pemasaran.


​"Harapan ke depan, Dekranasda Belu terus mendorong perajin meningkatkan kualitas, kreativitas, inovasi, kemasan, serta pemasaran produk agar memiliki nilai tambah dan daya saing tinggi," kata Vivi.


​Selain itu, Dekranasda Belu juga memosisikan diri sebagai jembatan penghubung bagi para pelaku UMKM dan perajin lokal dalam mengakses pasar yang lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.


​Sebelumnya, dalam pembukaan pameran, Ketua Umum Dekranas Selvi Ananda mengimbau masyarakat untuk terus mendukung dan mencintai produk kriya dalam negeri. Langkah ini dinilai penting sebagai bagian dari upaya menjaga warisan budaya sekaligus menggerakkan roda perekonomian para perajin lokal di tanah air.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Haman Hendrikus

Tags

Terkini

Terpopuler

X