Antusiasme luar biasa yang ditunjukkan oleh ribuan penonton dari Kabupaten Belu, TTU, Malaka, hingga Timor Leste membuktikan bahwa Festival Fulan Fehan bukan sekadar seremonial belaka, melainkan pesta rakyat yang merayakan identitas, syukur, dan persaudaraan di garis batas negara.