sosbud

Perkuat Identitas Wilayah Perbatasan, Bupati Belu Usulkan Pembangunan Museum Ke Menbud

Jumat, 2 Oktober 2026 | 13:36 WIB
Ket: Bupati Belu Willybrodus Lay (kiri) berbincang dengan Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon saat melakukan audiensi di Kantor Kementerian Kebudayaan (foto: MT)

BELU,MEDIATIHAR.COM – Pemerintah Kabupaten Belu terus berupaya memperkuat pelestarian budaya di wilayah perbatasan Indonesia–Timor Leste. Salah satunya melalui rencana pembangunan Museum Perbatasan di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.


​Hal tersebut menjadi topik utama dalam audiensi Bupati Belu, Willybrodus Lay, bersama Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).


​Bupati Belu, Willybrodus Lay, menegaskan bahwa Belu tidak hanya berperan sebagai beranda terdepan negara, tetapi juga menyimpan sejarah panjang serta warisan budaya leluhur yang bernilai tinggi.


​Menurutnya, kekayaan budaya seperti tenun tradisional, artefak, dan peninggalan bersejarah di tanah Belu merupakan identitas daerah yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.


​"Pembangunan Museum Perbatasan di Kabupaten Belu diharapkan tidak sekadar menjadi tempat penyimpanan benda bersejarah, melainkan ruang edukasi, pusat informasi sejarah, serta sarana memperkenalkan budaya Timor ke tingkat nasional maupun internasional," ujar Willybrodus.


​Selain membahas rencana museum, Willybrodus juga mengundang Menteri Kebudayaan beserta jajaran untuk menghadiri Festival Fulan Fehan 2027. Undangan ini menjadi bagian dari dorongan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempromosikan potensi budaya Belu.


​Pertemuan tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Perlindungan Kebudayaan dan Tradisi Restu Gunawan, Direktur Sejarah dan Permuseuman Endah Budi Heryani, Executive Director Yayasan Arsari Djojohadikusumo Catrini Pratihari Kubontubuh, serta Ketua TP PKK Kabupaten Belu.


​Melalui audiensi ini, Pemkab Belu berharap dukungan penuh dari Kementerian Kebudayaan agar kawasan perbatasan Belu dapat tumbuh menjadi salah satu pusat pengembangan dan promosi budaya bangsa.***

Tags

Terkini