ekonomi

Bangun Kemitraan Strategis di Australia, Bupati Belu Buka Akses Kerja Sama Global

Sabtu, 11 Juli 2026 | 02:12 WIB

Bupati Belu willybrodus Lay,SH bersama  delegasi lintas sektor melakukan kunjungan kerja di Darwin, Australia(foto:edit mediatihar)


DARWIN,MEDIATIHAR.COM - Pemerintah Kabupaten Belu berkomitmen memperluas jejaring kerja sama internasional demi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Langkah nyata ini diwujudkan melalui kehadiran Bupati Belu dalam perhelatan internasional Darwin Fusion 2026 yang berlangsung di Kota Darwin, Australia, pada 7–10 Juli 2026.


​Kunjungan kerja strategis ini difokuskan pada penguatan sinergi di berbagai sektor prioritas, mulai dari ketenagakerjaan, investasi, pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, hingga pengembangan peternakan.


-


​Untuk memastikan tindak lanjut yang konkret, Bupati Belu didampingi oleh delegasi lintas sektor, antara lain Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag), Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Belu, serta Kepala Bagian Protokol Kabupaten Belu.


​Keikutsertaan Belu dalam ajang ini juga menjadi bagian dari penguatan sinergi kawasan Indonesia Timur. Delegasi Indonesia turut diperkuat oleh kehadiran Bupati Malaka, Bupati Timor Tengah Utara (TTU), serta perwakilan dari Provinsi Maluku dan Bali.


​Selama empat hari di Australia, Bupati Belu melakukan serangkaian agenda diplomasi dan kunjungan lapangan. Salah satu agenda krusialnya adalah audiensi bersama Wali Kota Darwin untuk membahas peluang kerja sama Sister City (Kota Kembar) antara Kota Darwin dan Kabupaten Belu.


-


​Pertemuan tersebut secara spesifik membahas peluang penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Belu di Darwin. Saat ini, Darwin tengah membutuhkan pasokan tenaga kerja di sektor-sektor spesifik seperti home care (perawatan rumah tangga), plumber (teknisi perpipaan), dan gardener (tenaga pertamanan). Selain itu, momentum ini dimanfaatkan untuk promosi budaya, di mana Wali Kota Darwin menyatakan komitmennya untuk memboyong delegasi menghadiri Festival Fulan Fehan mendatang.


​Bupati Belu juga menemui Duta Besar Republik Indonesia untuk Australia, Dr. Siswo Pramono. Pertemuan ini membahas mekanisme dan prosedur hukum agar penempatan tenaga kerja dari Belu ke Australia dapat berjalan secara legal, aman, dan profesional.


​Menanggapi potensi daerah tersebut, Dubes RI meminta Pemkab Belu segera menyiapkan materi promosi komprehensif untuk dipajang di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Canberra serta kantor-kantor Konsulat Jenderal RI (KJRI) di berbagai negara bagian Australia.


​Selain diplomasi pemerintahan, delegasi Pemkab Belu juga bergerak aktif menjajaki sektor-sektor teknis:


​Ekonomi & Investasi: Bupati menghadiri forum Australia Indonesia Business Council (AIBC) guna memaparkan potensi investasi Kabupaten Belu langsung di hadapan para pelaku usaha dan investor Australia.


​Pendidikan: Delegasi mengunjungi St. John's College untuk meninjau proses pembelajaran serta menjajaki peluang kerja sama beasiswa maupun peningkatan mutu pendidikan.

Halaman:

Tags

Terkini