daerah

Menjawab Tantangan Provinsi Kepulauan, FKIP Undana Soroti Pentingnya Pendidikan Geografi dan Ketahanan Pangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 23:44 WIB
Ket: Dekan FKIP Universitas Nusa Cendana (UNDANA), Prof. Dr. Malkisedek Taneo, M.Si. (tengah), memberikan sambutan saat membuka Seminar Nasional Pendidikan Geografi 2026 (Foto:MT)



KUPANG, MEDIATIHAR.COM – Program Studi (Prodi) Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Nusa Cendana (UNDANA) menggelar Seminar Nasional Pendidikan Geografi 2026 di Aula Pascasarjana UNDANA, Kupang, Rabu (14/10/2026).

​Kegiatan bertema “Transformasi Pendidikan Geografi di Era Perubahan Iklim dan Krisis Lingkungan untuk Mendukung Ketahanan Pangan dan Pembangunan Berkelanjutan” ini digelar untuk memperkuat peran pendidikan geografi dalam menjawab tantangan pembangunan di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai provinsi kepulauan.

Baca Juga: Diduga Akibat Perbedaan Data, Operasional SPPG Kabuna di Belu Dihentikan Sementara oleh BGN

​Agenda akademik tersebut resmi dibuka oleh Dekan FKIP UNDANA, Prof. Dr. Malkisedek Taneo, M.Si., dan dihadiri puluhan peserta yang terdiri dari mahasiswa Pendidikan Geografi, guru-guru Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Geografi, serta mahasiswa pascasarjana.

​Dalam sambutannya, Prof. Malkisedek menegaskan pentingnya pendekatan geografis dalam memetakan tantangan NTT, mulai dari kerentanan iklim, keterbatasan akses, konektivitas antarpulau, hingga pemerataan pendidikan dan ketahanan pangan. Menurutnya, geografi tidak sekadar mempelajari peta atau bentang alam, tetapi menyediakan kerangka berpikir mengenai hubungan antara manusia, lingkungan, dan kebijakan pembangunan.

Baca Juga: Bukan Cuma Asah Keterampilan, Dekranasda Belu Pastikan Kesehatan Puluhan Penenun Terjamin

​Seminar nasional ini menghadirkan tiga narasumber lintas disiplin dan praktisi, yakni:

​Prof. Bayu Dwi Apri Nugroho, S.T.P., M.Agr., Ph.D., IPU., ASEAN.Eng. (Universitas Gadjah Mada)

​Sulastri H. I. Rasyid, S.Pi., M.Si. (Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi NTT)

​Dr. Defritus A. Punuf, S.Si., M.Sc. (Dosen Pendidikan Geografi UNDANA)

​Sejumlah isu strategis dibahas dalam forum ini, antara lain transformasi kurikulum geografi, pemanfaatan Sistem Informasi Geografis (SIG/GIS), penginderaan jauh, hingga penerapan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence) untuk pemetaan ketahanan pangan serta mitigasi bencana.

Baca Juga: Lindungi Produk Perbatasan, Dekranasda Belu Sabet Sertifikat Indikasi Geografis

​Selain pemaparan materi, rangkaian acara diisi dengan diskusi interaktif dan sesi presentasi paralel bagi para pemakalah riset.

​Melalui seminar ini, FKIP UNDANA mendorong lahirnya pembelajaran geografi yang kontekstual dan dekat dengan realitas siswa—seperti isu kekeringan, perubahan lahan, dan pengelolaan pesisir—sekaligus memperkuat kolaborasi riset antara perguruan tinggi dan sekolah di NTT. ***

Tags

Terkini