daerah

Manfaatkan Lahan 30 Meter Persegi, Warga Binaan Lapas Atambua Hasil Panen 300 Kg Paria

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:13 WIB
Ket:Warga binaan bersama jajaran petugas Lapas Kelas IIB Atambua memanen sayur paria di lahan pembinaan Lapas Atambua. (Foto:MT)

 

ATAMBUA,MEDIATIHAR.COM— Program pembinaan kemandirian warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua kembali membuahkan hasil. Melalui uji coba budi daya paria (pare) di lahan terbatas seluas 30 meter persegi, para warga binaan sukses meraup hasil panen hingga 300 kilogram, Selasa (13/10).

​Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan ruang tidak menyurutkan semangat produktivitas, sepanjang ditunjang teknik bercocok tanam yang tepat serta pendampingan intensif dari jajaran petugas.

Baca Juga: Perkuat Transparansi Anggaran, Pemkab Belu Gandeng Kejaksaan dan Polri Gelar Sosialisasi Antikorupsi

​Kepala Lapas Kelas IIB Atambua, Antonio Da Costa, mengapresiasi kerja keras tujuh warga binaan yang terlibat dalam program gotong royong tersebut. Ia berharap hasil panen perdana ini dapat dipertahankan secara konsisten.

​"Uji coba di lahan seluas 30 meter persegi ini ternyata mampu menghasilkan panen yang sangat memuaskan. Kami berharap keberhasilan ini berlanjut, sehingga program kemandirian ini benar-benar menjadi bekal keterampilan berharga bagi warga binaan ketika kembali ke masyarakat kelak," ujar Antonio.

​Pada kesempatan yang sama, Kepala Subseksi Kegiatan Kerja Lapas Atambua, Andra Sukabir, menjelaskan bahwa tingginya produktivitas tanaman paria ini tak lepas dari kedisiplinan dan pemeliharaan rutin yang dilakukan para warga binaan di bawah pengawasan petugas.

Baca Juga: Sulap Mebel Bekas Jadi Mewah, Produk Kemandirian Lapas Atambua Tembus Pasar

​Sementara itu, Leo Asa, salah satu warga binaan yang terlibat, mengaku tidak menyangka lahan sempit yang mereka kelola mampu menghasilkan ratusan kilogram paria.

​"Kami sangat bersyukur diberi kesempatan mengikuti program ini. Lewat uji coba tanam paria, kami mendapat banyak ilmu baru di bidang pertanian. Kami tidak menyangka kerja keras ini bisa menghasilkan panen melimpah," kata Leo.

Baca Juga: Diduga Akibat Perbedaan Data, Operasional SPPG Kabuna di Belu Dihentikan Sementara oleh BGN

​Pengalaman berharga juga dirasakan oleh Rio Nahak, perwakilan peserta magang yang ikut mendampingi proses budi daya. Ia menilai kolaborasi dan etos kerja warga binaan dalam memanfaatkan lahan tergolong sangat baik.

​Melalui keberhasilan program penanaman paria ini, Lapas Kelas IIB Atambua berkomitmen untuk terus mengoptimalkan fungsi pembinaan kemandirian, guna mencetak warga binaan yang produktif, terampil, dan mandiri secara ekonomi.

Tags

Terkini