"Kami membuka ruang koordinasi dan pendampingan hukum seluas-luasnya. Penyerapan anggaran jangan terhambat karena ketakutan yang tidak perlu. Asalkan berjalan transparan, tanpa intervensi, tanpa niat jahat (mens rea), serta menghindari pengaturan proyek demi kepentingan pribadi, kami siap mengawal pembangunan di Kabupaten Belu," tegas .Arif.
Kegiatan pembukaan diakhiri dengan penandatanganan Dokumen Komitmen Bersama Sinergi Pembinaan dan Pengawasan oleh Bupati Belu, Kajari Belu, dan Kasdim 1605/Belu.
Artikel Terkait
Bukan Cuma Asah Keterampilan, Dekranasda Belu Pastikan Kesehatan Puluhan Penenun Terjamin
Diduga Akibat Perbedaan Data, Operasional SPPG Kabuna di Belu Dihentikan Sementara oleh BGN
Menjawab Tantangan Provinsi Kepulauan, FKIP Undana Soroti Pentingnya Pendidikan Geografi dan Ketahanan Pangan
Wajah Baru Perbatasan RI–Timor Leste: Menikmati Ruang Publik di Taman Budaya Motaain
Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Atambua Sisir Kamar Hunian Warga Binaan