Rabu, 14 Oktober 2026

Gelar Operasi Gabungan di Lapas Atambua, Petugas Sita Barang Terlarang dan Tes Urine Warga Binaan

Photo Author
Haman Hendrikus, Mediatihar.com
- Selasa, 22 September 2026 | 04:49 WIB
Ket: Tim gabungan dari TNI,Polri dan BNN kabupaten Belu menggelar operasi Satu Per Satu Blok Hunian Lapas Atambua kelas IIB (foto:MT)

ATAMBUA,MEDIATIHAR.COM- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua menggelar operasi penggeledahan gabungan di blok hunian warga binaan pada Selasa (22/9/2026). Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Belu.


​Operasi gabungan tersebut dilaksanakan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib), sekaligus meminimalisir keberadaan barang-barang terlarang di dalam area Lapas.


-


​Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB Atambua, Antonio Da Costa, menyampaikan bahwa razia bersama Aparat Penegak Hukum (APH) ini merupakan langkah Bersih Bersih di kawasan lapas Atambua dan kolaborasi ini guna memperkuat sinergitas antarinstansi di Kabupaten Belu.


​Selain penggeledahan fisik di blok hunian, BNN Kabupaten Belu juga melakukan tes urine secara acak terhadap warga binaan dan petugas Lapas.


​Kepala BNN Kabupaten Belu, Suroso, mengapresiasi langkah kolaboratif yang diinisiasi oleh Lapas Atambua. Ia mengungkapkan bahwa dari tes urine yang dilakukan terhadap 11 orang terdiri dari 7 warga binaan dan 4 pegawai Lapas seluruhnya menunjukkan hasil negatif.


​"Hasil yang didapat semua nihil atau tidak ada indikasi positif narkotika. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergitas dan deteksi dini penyalahgunaan narkoba di hunian Lapas. Kami berharap kegiatan ini tidak sekadar seremonial, tetapi terus berjalan dengan komunikasi yang baik antarinstansi," ujar Suroso.


-


​Dukungan serupa disampaikan oleh Kanit Turjawali Sat Samapta Polres Belu, Budi Rahmat Hidayat. Menurutnya, Kepolisian Resor Belu siap mendukung dan meningkatkan kegiatan pengamanan berkala ini demi keselamatan warga binaan maupun petugas Lapas.


​Senada dengan hal tersebut, Danton 1 Kompi 1 Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda NTT, Muhammad Karor, menegaskan kesiapan satuannya untuk memberikan dukungan penuh (back up) keamanan secara rutin.


​"Dari Satuan Brimob, kami sangat mendukung. Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat dilaksanakan secara berkala, misalnya setiap tiga atau empat bulan sekali," tutur Muhammad Karor.


​Dalam operasi penggeledahan tersebut, petugas gabungan menemukan sejumlah barang terlarang yang tidak diperbolehkan berada di dalam blok hunian. Kalapas Antonio Da Costa menegaskan bahwa seluruh barang hasil temuan akan didata dan dimusnahkan bersamaan dengan barang hasil razia rutin sebelumnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Haman Hendrikus

Tags

Terkini

Terpopuler

X