Rabu, 14 Oktober 2026

Dukung Pelestarian Seni Lokal, Wakil Ketua I DPRD NTT Bantu Sanggar Budaya di Belu Rp10 Juta

Photo Author
Haman Hendrikus, Mediatihar.com
- Jumat, 9 Oktober 2026 | 10:18 WIB
Ket:Wakil Ketua I DPRD Provinsi NTT, Fernando Jose Lemos Osorio Soares (tengah), menyerahkan bantuan stimulan secara simbolis sebesar Rp10 juta untuk pengaktifan kembali sanggar seni lokal saat kunjungan kerja di Dusun Tabean (foto:MT)

BELU, MEDIATIHAR.COM - Wakil Ketua I DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Fernando Jose Lemos Osorio Soares, memberikan bantuan stimulan sebesar Rp10 juta secara langsung untuk mengaktifkan kembali sanggar seni lokal di Dusun Tabean, Desa Persiapan Manuaman Fatukbot, Kecamatan Tasifeto Barat, Kabupaten Belu.


​Penyerahan bantuan ini dilakukan di sela-sela kunjungan kerja Pemkab Belu bersama jajaran pejabat daerah dalam rangka sosialisasi penyerahan pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Dusun Tabean kepada masyarakat setempat.


-


​Langkah Fernando tersebut menjadi bentuk komitmen nyata dalam merespons aspirasi warga yang menginginkan adanya perhatian pemerintah terhadap kelestarian budaya daerah, khususnya kelompok kesenian tradisional Tebe dan Likurai.


​"Pelestarian budaya sangat penting untuk menjaga identitas daerah kita," tegas Fernando di hadapan warga dari 350 Kepala Keluarga yang hadir mewakili Dusun Tabean A, B, C, dan Hofean.


-


​Selain memberikan bantuan dana tunai untuk sanggar seni, Fernando yang juga menjabat sebagai Ketua Himpunan Tani Indonesia (HTI) NTT berjanji akan menyalurkan bantuan sarana produksi pertanian berupa bibit dan pupuk setelah proses pendataan warga selesai.


​Terkait keluhan masyarakat mengenai infrastruktur, Fernando berkomitmen menindaklanjuti perbaikan akses jalan penghubung dengan memperjuangkan alokasi anggarannya pada tahun depan melalui koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat.


-


​Dalam kegiatan yang sama, Wakil Bupati Belu Vicente Hornai Gonsalves menyampaikan rencana penyerahan pengelolaan SPAM Tabean kepada warga guna mendorong kemandirian masyarakat. Sebelum diserahkan penuh, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Belu akan memberikan pendampingan teknis dan manajemen keuangan terlebih dahulu.


​Respons positif juga datang dari Ketua Kadin Kabupaten Belu, Baldin Tanur, yang menyatakan komitmen pribadinya untuk membantu kelanjutan pembangunan kapela lokal yang saat ini baru menyelesaikan tahap fondasi.


​Kunjungan kerja ini turut dihadiri perwakilan Dinas PUPR Belu, Camat Tasifeto Barat, serta Penjabat Kepala Desa Tukuneno dan Desa Persiapan Manuaman Fatukbot.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Haman Hendrikus

Tags

Terkini

Terpopuler

X