berita

Jangan Sampai Berhenti! Ibu Rumah Tangga Turun ke Jalan Kawal Keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis

Sabtu, 20 Juni 2026 | 02:50 WIB

​"Sebagian besar orang tua siswa memberikan penilaian positif terhadap program tersebut. Mereka menilai MBG mampu meringankan beban ekonomi keluarga, menghemat uang jajan anak, membantu orang tua yang sibuk menyiapkan makanan, serta mencegah anak mengalami kelaparan di sekolah," urai Hari. Namun, ia mengingatkan agar tata kelola distribusi dan ketepatan sasaran terus diperbaiki agar tidak terkendala masalah teknis.


​Dari perspektif ekonomi makro, peneliti Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Eliza Mardian, menilai usulan keterlibatan orang tua murid sangat relevan untuk memperkuat fungsi pengawasan sekaligus membuka lapangan kerja baru di tingkat lokal.


​"Dengan adanya MBG ini, akan menambah peluang tenaga kerja dan perlu keterlibatan orang tua dalam bentuk komunitas di wilayah lokal. Jadi ada pengawasan dari orang tua dan guru agar anak-anak menghabiskan makanan, sehingga gizinya terpenuhi," tutur Eliza.


​Efek domino ekonomi ini juga dirasakan langsung oleh para pekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Fania Lingga, salah seorang pekerja dapur MBG, berharap program ini terus konsisten berjalan demi menjaga keberlangsungan mata pencaharian warga lokal.


​“Alhamdulillah betah. Kerjanya juga enggak terlalu berat. Di sini nyaman, sudah kayak keluarga sendiri. Pastinya sedih ya kalau MBG berhenti. Karena MBG ini justru banyak didukung," pungkas Fania melalui keterangan tertulis yang dirilis Presidential Communication Office (PCO).***


Sumber: Antara.com

Halaman:

Tags

Terkini