berita

Optimalisasi Potensi Daerah, Pemkab Belu Gandeng SVD Timor Buka 171 Hektare Lahan di Nenuk

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 14:21 WIB
Ket: Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, S.T., berdiskusi bersama perwakilan SVD Timor, Pater Domi Kadju, SVD, dan Pater Tarsi Atok, SVD, di sela-sela pembukaan lahan produktif di Biara SVD Nenuk (foto:MT)

TASBAR,MEDIATIHAR.COM- Pemerintah Kabupaten Belu resmi memulai pembukaan lahan seluas 171 hektare milik Serikat Sabda Allah (SVD) Timor di Nenuk, Sabtu (3/10/2026). Langkah strategis ini diambil guna mengoptimalkan lahan tidur, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat setempat.


​Pengerjaan lahan menggunakan alat berat berupa ekskavator ini merupakan bentuk kolaborasi nyata antara Pemkab Belu dan SVD Timor. Selain di Nenuk, program optimasi lahan serupa dijadwalkan berlanjut ke wilayah Fatutoma dan Halikelen.


-


​Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, S.T., menjelaskan bahwa kawasan milik SVD Nenuk tersebut telah bertahun-tahun tidak terolah secara maksimal. Melalui kemitraan ini, pemerintah daerah berupaya mengintegrasikan potensi lahan agar memberi dampak ekonomi langsung kepada warga.


​"Pembukaan lahan ini bukan semata-mata untuk kepentingan SVD, melainkan bagaimana lahan yang luas ini dapat dikelola secara produktif dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kabupaten Belu," ujar Wabup Vicente di lokasi kegiatan.


​Lebih lanjut, Wabup memaparkan bahwa pemanfaatan lahan akan disesuaikan dengan komoditas unggulan. Selain difokuskan untuk tanaman hortikultura seperti bawang merah, bawang putih, jagung, dan padi, sebagian area juga akan dialokasikan untuk penyediaan pakan ternak.


​Langkah ini dirancang untuk mendukung operasional peternakan sapi perah milik SVD Nenuk yang saat ini berjumlah 21 ekor. Ke depan, produksi susu dari kawasan ini diproyeksikan untuk mendukung pemenuhan gizi anak sekolah melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).


​Tak hanya itu, kawasan tersebut direncanakan menjadi pusat pengembangan kandang ayam petelur. Inisiatif ini diharapkan mampu menjawab tantangan pasokan telur dan daging ayam bagi para pengelola dapur program MBG di wilayah Belu.


​Wabup Vicente juga mengungkapkan bahwa Dinas Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dijadwalkan menyalurkan bantuan bibit bawang untuk mendukung pengembangan lahan pertanian seluas 1.000 hektare di Kabupaten Belu pada tahun 2027 mendatang. Beliau turut mengimbau warga yang memiliki lahan nonproduktif untuk berkoordinasi dengan Dinas Pertanian setempat.


-


​Pada kesempatan yang sama, perwakilan SVD Timor, Pater Domi Kadju, SVD, menyampaikan apresiasi atas intervensi Pemerintah Kabupaten Belu. Ia mengakui bahwa keterbatasan sarana dan prasarana selama ini menjadi kendala utama pihak biara dalam mengelola lahan skala besar.


​Dukungan senada disampaikan Pater Tarsi Atok, SVD. Ia menegaskan pentingnya orientasi keberlanjutan dan keterlibatan warga sekitar biara dalam memanfaatkan peluang ekonomi yang tercipta dari kolaborasi ini.


​Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemkab Belu optimistis dapat mengubah kawasan lahan tidur menjadi pusat pertumbuhan pertanian dan peternakan produktif yang berkelanjutan di kawasan perbatasan.***

Tags

Terkini