Pihak keluarga juga menyayangkan sikap oknum Peksos yang diduga mencoba mengarahkan korban untuk menyeret nama lain dengan kalimat, "Kenapa Piche sonde (tidak)? Piche juga tow (kan), tambah saja tow." Namun, pertanyaan tersebut tidak dihiraukan oleh korban.
Hingga saat ini, kasus dugaan persetubuhan anak di bawah umur tersebut masih terus bergulir di PN Atambua dan belum mencapai putusan akhir terhadap terdakwa.***