Rabu, 14 Oktober 2026

Gebrakan Pemkab Belu: Bangun 16 Sumur Bor hingga Garap SPAM Demi Kebutuhan Air Warga

Photo Author
Haman Hendrikus, Mediatihar.com
- Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:31 WIB
Ket: pemkab Belu menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar dan pemenuhan kebutuhan air bersih tetap menjadi prioritas utama (foto: MT).

BELU,MEDIATIHAR.COM- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belu menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur dasar dan pemenuhan kebutuhan air bersih tetap menjadi prioritas utama. Kebijakan ini terus berjalan secara bertahap meski daerah sedang menghadapi efisiensi dan keterbatasan anggaran.


​Sinergi pembiayaan antara APBD dan anggaran pemerintah pusat diarahkan untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat sekaligus mendorong roda perekonomian lokal.


​"Pembangunan infrastruktur dilakukan bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan anggaran daerah serta dukungan dari pemerintah pusat," tulis keterangan resmi Pemkab Belu.


​Sektor infrastruktur yang menjadi fokus perbaikan meliputi:


​Pembangunan dan perbaikan jalan, jembatan, drainase, serta jaringan irigasi.


​Penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).


​Penataan kawasan permukiman terdampak bencana.


Langkah ini diambil untuk memperlancar mobilitas warga, meningkatkan konektivitas antarkawasan, serta menunjang produktivitas sektor pertanian dan ekonomi regional.


​Di luar infrastruktur jalan, krisis air bersih menjadi fokus perhatian serius pemerintah daerah. Pemkab Belu mengidentifikasi potensi sumber air berskala besar di empat lokasi strategis, yakni:


​Lelowai


​Haliwen


​Baukoek


​Bauatok



​Rencananya, potensi air tersebut akan dikelola melalui Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) untuk menyuplai kebutuhan air bersih warga di Kota Atambua dan sekitarnya. Proyek strategis ini disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan warga dan ancaman kekeringan berkepanjangan.


​Sementara untuk wilayah pedesaan yang rawan kekeringan, pemkab telah membangun 16 titik sumur bor desa sebagai langkah intervensi cepat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Halaman:

Editor: Haman Hendrikus

Tags

Terkini

X